Alasan Tegas Jokowi memilih Ma'ruf Amin : Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Rakyat

Jokowi-Ma'ruf Amin mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres tanpa ada alasan yang menguntungkan satu pihak. Keduanya sepakat untuk memajukan Indonesia. Kesamaan visi dan misi tersebut menjadikan Jokowi mantap memilih Ma’ruf Amin sebagian cawapresnya. 

Teka-teki pasangan Jokowi sudah bergulir sejak pertengahan tahun ini. Semua orang menebak-nebak beberapa tokoh yang menjadi kandidat cawapres pasangan Jokowi. Dan ternyata pilihan Jokowi jatuh kepada Dr. Ma'ruf Amin. 



Rakyat pun sempat dibuat kaget dengan pilihan Jokowi, yang mana Ma'ruf Amin adalah tokoh ulama Indonesia. Banyak spekulasi berkembang, yakni salah satunya untuk menutupi tudingan kriminalisasi ulama yang dilakukan ialamat pada Jokowi sebelumnya. Alhasil banyak berita hoax mencuat. Semuanya menyudutkan Jokowi. 

Padahal pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sudah disahkan oleh KPU sebagai Paslon nomor urut 1. Tetapi alasan Jokowi memilih Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya masih simpang siur. 

Alasan Jokowi memilih Ma'ruf Amin

Pertimbangan matang telah Jokowi pikirkan sebelum memilih Ma’ruf Amin. Alasan kuat telah membuat pilihannya bulat sehingga tercetuslah pasangan calon presiden yang maju di Pilpres 2019, yakni Jokowi-Ma'ruf Amin.

Berikut adalah beberapa alasan Jokowi memilih Ma'ruf Amin : 

1. Dilansir dari Kompas.com, sikap nasionalis religius telah melekat pada sosok Ma’aruf Amin, sehingga Jokowi merasa bahwa apa yang beliau butuhkan sudah ada pada diri Ma’aruf Amin. Indonesia harus dibangun dengan semangat nasionalisme yang tinggi, namun juga harus didampingi dengan baik religiusitas yang tinggi juga. Kaitannya adalah negara yang maju juga didukung dengan do'a. Untuk itulah Ma’aruf Amin adalah pemimpin yang akan melengkapi kinerja beliau nantinya saat menjadi presiden. 

2. Ma’ruf Amin memiliki banyak pengalaman di bidang politik. Sepak terjangnya sudah memiliki jam terbang yang tinggi juga. Di mana beliau sudah pernah menempati kursi dewan di tingkat daerah sampai dengan pusat. Selain itu, pertimbangan Jokowi juga terkait dengan jabatan yang pernah beliau emban sebagai anggota Dewan Pengarah Pembinaan Ideologi Pancasila, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, dan juga sebagai Ketua Umum MUI. 

Karir beliau tersebut sangat bagus perjalannya. Sangat menginspirasi. Tidak pernah ada sisi negatifnya. Semuanya berjalan lancar, sehingga Jokowi yakin kalau Ma’aruf Amin adalah pemimpin yang amanah. 

3. Pribadi Prof. Dr Ma’aruf Amin yang sangat bijaksana. Jokowi meyakini, percaya, dan membuktikan sendiri bahwa beliau adalah pemimpin yang bijaksana. Beliau dikenal sebagai pengurus besar NU yang bijak dan memiliki rasa peduli yang tinggi. Beliau adalah ulama yang baik dan dijadikan suri tauladan bagi para santrinya. 

4. Pribadi yang bersahaja. Bisa dilihat dari pembawaannya. Cara bicaranya pun sangat menenangkan hati. Sosok pemimpin sederhana yang memiliki pengalaman emas dalam Dumai pemerintahan. 

5. Ma’ruf Amin adalah seorang ekonom. Beliau adalah pengurus ekonomi syariah yang ada di Indonesia. Ini melengkapi kriteria seorang pemimpin negara yang wajib paham pemerintah yang didalamnya kental akan unsur politik dan ekonomi kebangsaannya. 


6. Mampu menyatukan seluruh umat Islam di Indonesia. Ini menjadi ranah kepemimpinan beliau di MUI. Jokowi sangat beruntung dengan ketersediaan Ma’aruf Amin untuk bergabung dengan dirinya karena mayoritas rakyat Indonesia adalah Islam.

Banyak kepribadian Ma’aruf Amin yang menarik hati Jokowi sehingga menjadikannya Cawapres. Selama masa pemerintahan Jokowi, 4 tahun ini, Indonesia telah banyak berubah. Permasalahan demi permasalahan bangsa mulai bisa dibenahi dan diselesaikan. Selanjutnya tugas Jokowi masih banyak untuk memajukan Indonesia. Melalui Jokowi-Ma'ruf Amin yang maju di pilpres 2019, Jokowi ingin membangun ekonomi Bali negara beragama di Indonesia. 

Tujuannya adalah agar umat Islam lebih damai dan tidak ada perpecahan lagi. Mengurangi selisih paham antara umat Islam pastinya. Secara umum kualitas Sumber Daya Manusia akan meningkat dengan tingkat keimanan yang tinggi. Membangun bangsa yang bermartabat dengan kemajuan di segala bidang tanpa meninggalkan religiusitas adalah visi  Jokowi-Ma'ruf Amin


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label